Tentang BLOG

Blog ini sendiri banyak berisi tentang sejarah perjuangan dan kemegahan kesultanan aceh di masa lampau, kisah pejuang aceh yang sangat perkasa, sejarah sejarah kesultanan lainnya di nusantara serta kisah medan perang yang jarang kita temukan. semoga bisa menjadi motivasi bagi kita bersama untuk terus menggali sejarah dan untuk menjadikan sejarah sebagai motivasi dalam kehudupan kebangsaan kita.

Rabu, 15 Oktober 2014

TEUKU MUDA DAWOT ULEE BALANG SEULIMEUM XXII MUKIM


Teuku Moeda Dawud
Awal bulan Juli 1896 kawasan XXII Mukim, tempat dimana Sultan Muhammad Daud Syah berada mendapat serangan besar-besaran dari pihak Belanda. Penyerangan ini memaksa Sultan Aceh mengundurkan diri ke Pedalaman Seulimeum pada tanggal 29 Juli 1896 Panglima Polim-dan penasihatnya T. Moeda Ali bin T. Ayer-Alang, para Imam Gle jueng dan Tanah-Abe, selain T Musa Anak-Bate,  Brahim-Montassik T. dan T. Moeda-Daud membuatpertahanan. sementara sultan ke Padang-Tidji di VII Moekims Pedir ikut serta T. Mahmood Tjoet-Lam-Tengah, dengan anak-anak Toekoe Moeda-Baid dan T. Rajoet, berada di pegunungan barat pada Gle-Moenda
Pihak Belanda dengan kekuatan 1,5 batalion infantri kemudian menyerang kawasan Seulimeum setelah mengetahui keberadaan Sultan Aceh di sana. Mendapatkan penyerangan itu, pada bulan September Sultan hijrah ke Pidie. Bersamaan dengan menyingkirnya Sultan Muhammad Daud Syah ke Pidie, maka demi menegakkan hak, martabat dan harga diri rakyat Aceh, Panglima Polem bersama pasukannya langsung menuju ke pegunungan XXII Mukim. Mereka berusaha memperkuat benteng pertahanan di wilayah itu.

Sejak awal September hingga akhir bulan Oktober 1896 Belanda rnenyerang XXII Mukim. Belanda dapat mendesak dan menghancurkan kubu-kubu pertahanan Aceh, hingga mereka berhasil menduduki Jantho. Menghadapi kenyataan itu Panglima Polem bersama pasukannya mulai membuat perhitungan dengan pasukan Belanda, terutama dengan cara bergrilya sambil mendirikan kubu-kubu pertahanan di pegunungan Seulimeum, seperti di Gle Yeueng. Dari sini Panglima Polem berhasil menduduki Kuta Ba’Teue  (Adi Fa )

3 komentar:

  1. Di Janthoe terdapat pula tmpt prtahanan Tgk meulaboeh dan T panglima polem. Masuk kawasan Weu.

    BalasHapus
  2. di daerah seulimum, ada tanah nenek sy yg keturunan Ulee Balang dgn gelar T Padang . di tanah tsb masih ada Goa peninggalan Jepang. sayang pemerintah daerah tidak melihat potensi itu sebagai objek wisata...

    BalasHapus
  3. HOBI JUDI BOLA, SABUNG AYAM, TOGEL, KASINO, GREENDRAGON DAN TEMBAK IKAN !!!
    PROMO BONUS CASHBACK TERBESAR 10% DAN REFERAL 10%. Penasaran?? AYO JOIN SEKARANG!!!!

    Yuk Gabung Bersama Kami Sekarang Dengan Berbagai Macam Bonus Menarik Seperti:

    -Bonus 10% untuk Member Baru
    -Bonus Referal 10%
    -Bonus CashBack Hingga 10%
    Dengan Pelayanan Terbaik, Costumer Servis Yang Ramah Dan Profesional, Dan Siap Melayani Anda 24 Jam NonStop Setiap Hari.

    Info Lebih Lanjut Bisa Hub kami Di :

    WA : +6281377055002

    BalasHapus